Hidayat Nurwahid, tokoh yang dikenal bersih dan sederhana ini, secara mantap menyatakan dukungannya terhadap pencalonan Ahmad Heryawan sebagai salah satu kandidat dalam pemilihan cagub-cawagub di Jawa Barat.
PK-Sejahtera Online: Ketua MPR, DR. Hidayat Nurwahid mengatakan, sebagai daerah yang memiliki potensi sangat besar Jawa Barat memerlukan pemimpin yang mumpuni. Menurut Hidayat, pencalonan Ketua Umum Persatuan Ummat Islam (PUI), Ahmad Heryawan sebagai salah satu kandidat dalam pilkada Jawa Barat sangat tepat. "Karena PUI merupakan organisasi massa terbesar di Jawa Barat, tentu ketua umumnya mumpuni juga untuk menjadi pemimpin di Jawa Barat" demikian dikatakan Hidayat Nurwahid dalam acara Silaturahim Keluarga Besar PUI se-Jawa Barat di Jatinangor, Sumedang, Sabtu (10/11). Hidayat Nurwahid, tokoh yang dikenal bersih dan sederhana ini, secara mantap menyatakan dukungannya terhadap pencalonan Ahmad Heryawan sebagai salah satu kandidat dalam pemilihan cagub-cawagub di Jawa Barat di hadapan sekitar 450 undangan yang menghadiri acara silaturahim yang juga dihadiri para tokoh masyarakat dan pemimpin organisasi massa dari Jawa Barat.
Dalam kesempatan yang sama Ahmad Heryawan, Lc. menyatakan bahwa PUI yang memiliki potensi sejarah yang besar, juga memiliki potensi asset yang luar biasa di Jawa Barat kini ingin memberikan kontribusi bagi Jawa Barat. "Kini saatnya PUI memberikan kontribusi yang lebih nyata dengan mendorong para pemimpin dan anggotanya menjadi pelayan dan pemimpin bagi kemashlahatan masyarakat Jawa Barat." Ujarnya.
Sebagai bagian yang tak terpisahkan dari PUI, Ahmad Heryawan merasa memperoleh sebuah amanah dan penghormatan ketika beberapa komponen masyarakat mengusulkannya untuk maju sebagai salah satu kandidat cagub-cawagub dalam Pilkada Jawa Barat. "PUI yang memang terdiri dari berbagai golongan dan kelompok merasa diberikan sebuah penghargaan yang tinggi atas kepercayaan dan amanah tersebut." Ujar pria ramah berlogat sunda kental yang akrab dipanggil Ustadz Ahmad ini.
Dengan modal sejarah yang dimilikinya, juga aset sosial berupa sekolah dari RA hingga perguruan tinggi yang tersebar diseantero Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengharapkan PUI menjadi faktor perekat masyarakat Jawa Barat dalam pelaksanaan Pilkada mendatang. "Hampir seluruh masyarakat Jawa Barat saya rasa mengetahui kiprah pendiri PUI, KH. Abdul Halim dan KH Ahmad Sanusia sebagai ulama pejuang dari Jawa Barat yang pantas diteladani dalam semangat hari pahlawan seperti saat ini," pungkaspria kelahiran Sukabumi yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta
Acara Silaturahim Keluarga Besar PUI sendiri dihadiri antara lain oleh utusan organisasi seperti NU. Muhammadiyah, Persis, Alumni PII, Hizbut Tahrir dan berbagai komponen masyarakat lainnya.
Persatuan Umat Islam (PUI) adalah organisasi massa Islam di Indonesia yang memiliki cikal bakal hampir 100 tahun lahir pada 5 April 1952 di Bogor. Ia lahir dalam kondisi di mana kebanyakan organisasi di Indonesia kala itu cenderung terpecah belah. PUI lahir sebagai hasil fusi dua organisasi besar kala itu. Yaitu Perikatan Ummat Islam (PUI) pimpinan KH Abdul Halim, yang berpusat di Majalengka, dengan Persatuan Ummat Islam Indonesia (PUII) pimpinan KH Ahmad Sanusi, yang berpusat di Sukabumi. Ormas hasil fusi ini kemudian melakukan kegiatannya di sejumlah bidang, yaitu pendidikan, sosial, kesehatan masyarakat, ekonomi dan dakwah. Bahkan ormas ini sekarang telah merintis kegiatan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Sekarang diketuai oleh Ustadz Ahmad Heryawan, Lc.
| |
|