Blog EntryKSAD Malu, Prajurit Tumbang di PilkadaApr 26, '08 12:17 AM
for everyone
Jakarta, myRMnews. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo mengaku kecewa dengan kekalahan yang dialami prajurit yang tampil di pemilihan kepala daerah (Pilkada). Ini sangat memalukan korps dan almamater Angkatan Darat.

Penegesan orang nomor satu di TNI AD itu disampaikan di hadapan para perwira Kodam VII/Wirabuana, Jumat (25/4) kemarin. Menurutnya, seperti dilansir JPNN, keikutsertaan anggota TNI dalam pilkada merupakan hak setiap personel. Tetapi, itu harus dipikirkan terlebih dahulu.

"Sah-sah saja kalau mau ikut pilkada, tapi harus lihat dulu peluangnya. Kalau dianggap tidak berpeluang menang, mendingan tidak ikut. Kalau kalah, kan memalukan," ujarnya.

KSAD memberikan beberapa contoh perwira tinggi TNI yang pernah mencoba ikut dalam pilkada. Namun, mereka kalah karena tidak mengetahui kekuatan pemilihnya. "Nah, kalau sudah kalah, akibatnya, TNI yang akan malu," ungkap Agustadi.

Di arena pilkada sejumlah jenderal memang sudah bertumbangan, seperti di pemilihan gubernur di Jawa Barat dan Sumut. Di Jabar, bahkan dua jenderal harus gigit jari. Jenderal (pur) Agum Gumelar yang diajukan PDIP sebagai cagub dan Mayjen (pur) Iwan Sulandjana yang menjadi cawagub Golkar harus mengakui pasangan anak muda Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf.

Di Sumut, bekas Pangdam Bukit Barisan Mayjen (pur) Tritamtomo yang diusung PDIP juga tersingkir. Dia kalah dari Syamsul Bahri, calon sipil yang diajukan PKS dan PPP.

Tapi, tak semua jenderal tumbang. Mayjen (pur) Prijanto berhasil menang dalam Pilgub DKI. Dia menjadi Wagub mendampingi Fauzi Bowo. Di tingkat pilbub, Letkol (pur) Setyo Hartono yang menjadi cawabup berhasil menang di Bojonegoro.

Walaupun menganggap prajurit yang kalah dalam pilkada memalukan korps TNI-AD, KSAD Jenderal Agustadi menegaskan bahwa pihaknya tidak membatasi aparat TNI dalam berkarir. "Tapi ingat, kalau ingin terjun ke dunia politik, harus melepaskan atribut ketentaraan," tegasnya.

Agustadi juga sudah meminta staf ahli KSAD untuk meneliti kekalahan para purnawirawan TNI-AD. Hasil penelitian itu hanya untuk pembelajaran.

Saat ini sejumlah jenderal sedang bersiap-siap maju dalam pilkada. Mayjen (pur) Agus Suyitno sudah resmi mendaftarkan diri sebagai cagub Jateng yang diusung PKB.

Di Jatim, dua mantan Kasdam Diponegoro, yakni Brigjen (pur) Mujiono dan Brigjen (pur) Suhartono, menjadi cawagub Jatim. Mujiono maju lewat koalisi yang dipimpin PPP, sedangkan Suhartono maju dengan kendaraan PKB. dwi


yayansuyanto wrote on Apr 26
Seharusnya Beliau malah bangga, ada jiwa 'kenegarawanan' yang ditampilkan personil dari 'kesatuannya', yang harus malu adalah jika ia tidak punya kinerja baik dan mengecewakan dalam amanah tugasnya...
Seharusnya sebelum meneliti kekalahannya..ikut ribut untuk dilakukan penelitian peluang sebelumnya..
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 sonnenvogel.com All rights reserved.